Malam ini ku coba sedikit
lebih mendekat dengan bayang itu
'tuk lebih merasakan eratnya
rasa itu ...!!
Kucoba pahami
apa yang ada
entah akan dimengerti atau tidak
aq t'peduli
Aq terpaku... terbalut kebimbangan
berkali2 kucoba 'tuk hentikan
tapi kenapa semakin terasa kuat
engkau coba pahami aku dengan
angan yang tak bertepi
tapi ragaku t'bisa menggapai
Kau beri aq titik2 harapan
di antara kegundahan
hati ...
walau kau coba 'tuk lupakan
tapi hatikmu akan kau
bawa kemana ... ?!
Lewat desakan sang malam
kucoba berlari
sekuat tenagaku
'tuk keluar dari bayangmu
tapi aq t'bisa...
Kini malam semakin larut
ku dengan rintihan hujan
selimuti alam yang kian berputar
di iringi suara tilawah dalam PC ku...
sekejap tenangkan hatiku
Malam ini ... kau tanpak
begitu galau
kau buka jemari hatimu
'tuk coba ungkapkan
adakah rasa itu sama...?!
hadirkan rindu 'tuk bertemu di satu cinta
'tuk gapai satu rasa
Thank's
Kota-Bima,
Selasa, 130312;23:19
Generasi 5:54 Siap Tuntaskan Perubahan
Selasa, Maret 13, 2012
Jumat, Maret 09, 2012
Ma'afkan Aq ...
Ketika padi dibasahi rintihan2 hujan
sang mentaripun terbelenggu diam membisu
dan alampun berada diperaduan
di selimuti pagi yang dingin

Kucoba renungkan sejenak
suasana hati yang bimbang
t'tentu arah...
kucoba pahami itu semua
namun ragaku seakan terhampar
ombak pagi...
Kini kembali kurasakan
dinginnya alam
berpijak pada sebuah harapan
hati yang galau...
bimbang di antara dua cinta
Titik2 pena ini menjadi payung kegundahan
dikala hati diam membisu
sesekali ku berkhayal dalam lamunanku
akankah hari itu akan datang
memberiku satu kesempataran
tuk' ungkapakan rasa ini ... ?
Aq t'tahu ...!!
Aq t'mengerti ...!!
Aq terperangkap dalam duri2 hatiku
Aq terpaku, diam membisu
Ma'afkan aq
karena telah mencintaimu
Kota-Bima,
Jum'at, 090312;07:49
sang mentaripun terbelenggu diam membisu
dan alampun berada diperaduan
di selimuti pagi yang dingin

Kucoba renungkan sejenak
suasana hati yang bimbang
t'tentu arah...
kucoba pahami itu semua
namun ragaku seakan terhampar
ombak pagi...
Kini kembali kurasakan
dinginnya alam
berpijak pada sebuah harapan
hati yang galau...
bimbang di antara dua cinta
Titik2 pena ini menjadi payung kegundahan
dikala hati diam membisu
sesekali ku berkhayal dalam lamunanku
akankah hari itu akan datang
memberiku satu kesempataran
tuk' ungkapakan rasa ini ... ?
Aq t'tahu ...!!
Aq t'mengerti ...!!
Aq terperangkap dalam duri2 hatiku
Aq terpaku, diam membisu
Ma'afkan aq
karena telah mencintaimu
Kota-Bima,
Jum'at, 090312;07:49
Sabtu, Maret 03, 2012
Tangisan di antara 2 Senyuman
Jujur ku katakan betapa hatiku
bimbang
Tuk memilih yang mana harus ku pilih
Aku terjebak dalam dua cinta
Yang keduanya sangat kucintai
Tuk memilih yang mana harus ku pilih
Aku terjebak dalam dua cinta
Yang keduanya sangat kucintai
Bersamanya aku merasa bahagia
Bersamamu juga aku merasa hidup ini indah
Terkadang bibir ini enggan berdusta
Namun ku tak tega melihat air mata diantara mereka
Bersamamu juga aku merasa hidup ini indah
Terkadang bibir ini enggan berdusta
Namun ku tak tega melihat air mata diantara mereka
Berdosahkah Aku….?
Mencintai dua hati didalam hatiku
Sedangkan mereka terlalu polos untuk disakiti
Mencintai dua hati didalam hatiku
Sedangkan mereka terlalu polos untuk disakiti
Wahai Zat yang Menggembam
Cinta….!!!
Beri hambamu kekuatan Cinta
Beri hambamu kekuatan Cinta
Agar dapat menjaga Adilnya Cinta
itu
N
Hukumlah aku yang telah melanggar
aturan CintaMu
Dan biarkan aku menangis
Diantara kedua senyuman mereka
Sebagai penebus dosa-dosa cintaku
Dan biarkan aku menangis
Diantara kedua senyuman mereka
Sebagai penebus dosa-dosa cintaku
Antara 2 Hati
Jatuh itu biasa. Mungkin rasax Sakit, perih, ga
enak.
Tp dengan jatuh, kita belajar bertahan.
Kita belajar mencoba. Kita belajar mengerti, karena kita hidup hanya sekali...!!!
Begitu banyak pilihan yg mungkin tanpa kita sadari menyakiti.
Terlebih jika diam, membutakan hati nurani.

Jatuh cinta itu biasa. Jatuh didua hati itu biasa.
Tapi memilih diantara 2 hati itu LUAR BIASA.
Bukan karena indahx.
Tapi justru pahitx.
Coba sedetik qt sadari,
Gimana perihnya hati yg terbagi ?
Bukan dengan sukarela dia mau tersakiti.
Bukan dengan senang hati dia mau dibohongi.
Tp dengan hatix dia mau mengerti.
Apapun itu, pahitx KEJUJURAN, jauh lebih BAIK dari manisx kebohongan.
sebuah catatan, untuk mereka yg jatuh di antara 2 hati.
Its easy to fall in love, but it not easy to let the love fall in u..
Mungkin mudah untuk kita terjatuh dalam Cinta
Tapi tidak mudah membiarkan Cinta terjatuh di diri kita...!!!
Oeleh mereka yang tidak mengerti akan Cina.
Akan mengatakan keliru.
tapi, semua ini adalah Proses dimana qt harus memutuskan, mencoba untuk jatuh dan mengerti, atau diam tanpa memilih.
Kejujuran bukan lahir karena ia besar.
Kejujuran bukan lahir karena ia kecil.
Tapi keJUJURAN lahir karena Cinta.
Ia tumbuh dari hati yang Suci.
Lahir dari raga yang Tulus.
Tp dengan jatuh, kita belajar bertahan.
Kita belajar mencoba. Kita belajar mengerti, karena kita hidup hanya sekali...!!!
Begitu banyak pilihan yg mungkin tanpa kita sadari menyakiti.
Terlebih jika diam, membutakan hati nurani.

Jatuh cinta itu biasa. Jatuh didua hati itu biasa.
Tapi memilih diantara 2 hati itu LUAR BIASA.
Bukan karena indahx.
Tapi justru pahitx.
Coba sedetik qt sadari,
Gimana perihnya hati yg terbagi ?
Bukan dengan sukarela dia mau tersakiti.
Bukan dengan senang hati dia mau dibohongi.
Tp dengan hatix dia mau mengerti.
Apapun itu, pahitx KEJUJURAN, jauh lebih BAIK dari manisx kebohongan.
sebuah catatan, untuk mereka yg jatuh di antara 2 hati.
Its easy to fall in love, but it not easy to let the love fall in u..
Mungkin mudah untuk kita terjatuh dalam Cinta
Tapi tidak mudah membiarkan Cinta terjatuh di diri kita...!!!
Oeleh mereka yang tidak mengerti akan Cina.
Akan mengatakan keliru.
tapi, semua ini adalah Proses dimana qt harus memutuskan, mencoba untuk jatuh dan mengerti, atau diam tanpa memilih.
Kejujuran bukan lahir karena ia besar.
Kejujuran bukan lahir karena ia kecil.
Tapi keJUJURAN lahir karena Cinta.
Ia tumbuh dari hati yang Suci.
Lahir dari raga yang Tulus.
Minggu, Februari 26, 2012
Mimpi yg tak Terbeli
kicauan merdu sang ilalang
mejadi hiasan tetesan embun
ku tatap erat sang mentari
hangatkan cinta di hati
ku titipkan rasa ini pada sang merpatiagar engkau bisa melihat betapa tingginya harapanku
entah bagaimana engkau akan percaya...!!
bayanganmu kian hadir, tinggalkan senyuman begitu mempesona
ku coba pejamkan mata ini walau sesaat
tuk' sejenak ungkapkan rasa
betapa aku menyayangimu
ku ingin terus gapai cintamu
t'akan pernah kulepaskan
walau hanya dalam mimpi
Cinta di Pelupuk Mata
dikeheningan malam
kupasrahkan ragaku dalam gepalnya rasa
kuselimuti jiwaku dengan hangatnya cinta
kugoreskan tinta ini lewat terangnya sebuah harapan
kegaiban do'a-do'a nan indah
di antara heningnya malam yang terus membungkus asa
goresan ini menjadi penyejuk tetesan air mata
haruskah rasa ini terlahir kembali ?
sedang cinta di pelupuk mata
kupasrahkan ragaku dalam gepalnya rasa
kuselimuti jiwaku dengan hangatnya cinta
kugoreskan tinta ini lewat terangnya sebuah harapan
kegaiban do'a-do'a nan indah
di antara heningnya malam yang terus membungkus asa
goresan ini menjadi penyejuk tetesan air mata
haruskah rasa ini terlahir kembali ?
sedang cinta di pelupuk mata
Kamis, Februari 16, 2012
Untukmu Terkasih
Kasih…
Ketika hati, rasa dan jiwa
Serta apa saja yang tersembunyi di dada ini
Mulai tergetar
Karena keindahan matamu
Karena kelembutan senyummu
Karena taburan kasihmu
Justru bayangmu semakin sulit kurengkuh
Sementara
Gelombang rindu
Gelombang kasih sayang terus mengalir
Bagai air dimusim penghujan
Bagai gelombang samudera
Yang mengguncang pantai kehidupan
Hmm…
Kasih ini nyanyian cinta untukmuYang entah ada dimana kini
Biar engkau mengerti apa yang terjadi
Dalam hidupku
Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu
Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu
By.Iwan Fals
***Catatan Hati hari ini***
S'untai senyum-scercah harapanq rangkaikn kta hati q dbwah trik mtahari nan pnas
q sandarkn raga q dheningx sofa ruang tamu
q dkap senyuman itu dlm benk snubari q
s'akn q t'percaya...!!
bayanganmu kian dkat dlm dkapan q
engkau berikn q secerch harapn
semanis senyummu
seindh hatimu...!!
thank's krn tlh hdir dlm hidp q
Utk sbuah senyuman
Kamis. 160212.14:25
Senin, Februari 13, 2012
Catatan ringan tentang POLIGAMI
Allah Ta'ala berfirman:
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلَّا تَعُولُوا
3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil [265], Maka (kawinilah) seorang saja [266], atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. An Nisa' : 4)
[265] berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam memenuhi isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah.
[266] Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. sebelum turun ayat Ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para nabi sebelum nabi Muhammad ayat Ini membatasi poligami sampai empat orang saja.
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلَّا تَعُولُوا
3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil [265], Maka (kawinilah) seorang saja [266], atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. An Nisa' : 4)
[265] berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam memenuhi isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah.
[266] Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. sebelum turun ayat Ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para nabi sebelum nabi Muhammad ayat Ini membatasi poligami sampai empat orang saja.
- APAKAH DISUNNAHKAN POLIGAMI DALAM ISLAM ?
Poligami ini disunnahkan bila seorang laki-laki dapat berbuat adil di antara istri-istrinya berdasarkan firman Allah Ta'ala:
فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً
"Namun bila kalian khawatir tidak dapat berbuat adil maka nikahilah satu wanita saja" (QS. An Nisa: 3)
Dan juga bila ia merasa dirinya aman dari terfitnah dengan mereka dan aman dari menyia-nyiakan hak Allah dengan sebab mereka, aman pula dari terlalaikan melakukan ibadah kepada Allah karena mereka. Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ
"Wahai orang-orang yang beriman sesungguhnya istri-istri dan anak-anak kalian adalah musuh bagi kalian maka berhati-hatilah dari mereka". (QS. At Taghabun: 14)
Di samping itu ia memandang dirinya mampu untuk menjaga kehormatan mereka dan melindungi mereka hingga mereka tidak ditimpa kerusakan, karena Allah tidak menyukai kerusakan. Ia mampu pula menafkahi mereka. Allah Ta'ala berfirman:
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ
"Hendaklah mereka yang belum mampu untuk menikah menjaga kehormatan dirinya hingga Allah mencukupkan mereka dengan keutamaan dari-Nya" . (QS. An Nur:33)
(Dinukil dari "Fiqh Ta'addud Az Zawjaat", hal. 5)
Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'i pernah ditanya tentang hukum poligami, apakah sunnah? beliau menjawab: "Bukan sunnah, akan tetapi hukumnya jaiz (boleh)".
�
SEBUAH PETIKAN TENTANG KEADILAN SALAFIbnu Abi Syaibah Rahimahullah berkata dalam "Al Mushannaf" (4/387): Telah menceritakan kepada kami Abu Dawud Ath Thayalisi dari Harun bin Ibrahim is berkata: Aku mendengar Muhammad berkata terhadap seseorang yang memiliki dua istri: "Dibenci ia berwudlu hanya di rumah salah seorang istrinya sementara di rumah istri yang lain ia tidak pernah melakukannya". (Atsar ini shahih)
Selanjutnya beliau berkata: Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Mughirah dari Abi Muasyir dari Ibrahim tentang seseorang yang mengumpulkan beberapa istri : "Mereka menyamakan di antara istri-istrinya sampaipun sisa gandum dan makanan yang tidak dapat lagi ditakar/ditimbang (karena sedikitnya) maka mereka tetap membaginya tangan pertangan". (Atsar ini shahih dan Abu Muasyir adalah Ziyad bin Kulaib, seorang yang tsiqah)
- PERINGATAN
Di antara manusia ada yang tergesa-gesa dan bersegera melakukan poligami tanpa pertimbangan dan pemikiran, sehingga ia menghancurkan kebahagiaan keluarganya dan memutus ikatan tali (pernikahannya) dan menjadi seperti orang yang dikatakan oleh seorang A'rabi (dalam Bait syairnya):
Aku menikahi dua wanita karena kebodohanku yang sangat
Dengan apa yang justru mendatangkan sengsara
Tadinya aku berkata, ku kan menjadi seekor domba jantan di antara keduanya
Merasakan kenikmatan di antara dua biri-biri betina pilihan
Namun kenyataannya, aku laksana seekor biri-biri betina yang berputar di pagi dan sore hari diantara dua serigala
Membuat ridla istri yang satu ternyata mengobarkan amarah istri yang lain
Hingga aku tak pernah selamat dari satu diantara dua kemurkaan
Aku terperosok ke dalam kehidupan nan penuh kemudlaratan
Demikianlah mudlarat yang ditimbulkan di antara dua madu
Malam ini untuk istri yang satu, malam berikutnya untuk istri yang lain, selalu sarat dengan cercaan dalam dua malam
Maka bila engkau suka untuk tetap mulia dari kebaikan
yang memenuhi kedua tanganmu hiduplah membujang
namun bila kau tak mampu, cukup satu wanita, hingga mencukupimu dari beroleh kejelekan dua madu
Bait syairnya yang dikatakan A'rabi ini tidak benar secara mutlak, tetapi barangsiapa yang takalluf (memberat-beratkan dirinya) melakukan poligami tanpa disertai kemampuan memberikan nafkah, pendidikan dan penjagaan yang baik, maka dimungkinkan akan menimpanya apa yang dikisahkan oleh A'rabi itu yaitu berupa kesulitan dan kepayahan.
Wallahu A'lam (sumber dari kitab : Al Intishar lihuhuqil Mu'minat. Karya : Ummu Salamah As Salafiyyah Hal. 154 -. Penerbit darul Atsar Yaman Cet. I Th. 2002. Telah diterjemahkan dengan judul buku : Persembahan untukmu Duhai Muslimah Cet. Pustaka Al Haura' Yogyakarta)
Penulis: Ummu Salamah As Salafiyyah
Syiroh
Pendekar Pemberani (Umar bin Khatab)
"Ya Allah...buatlah Islam ini kuat dengan masuknya salah satu dari kedua orang ini. Amr bin Hisham atau Umar bin Khattab." Salah satu dari doa Rasulullah pada saat Islam masih dalam tahap awal penyebaran dan masih lemah. Doa itu segera dikabulkan oleh Allah. Allah memilih Umar bin Khattab sebagai salah satu pilar kekuatan islam, sedangkan Amr bin Hisham meninggal sebagai Abu Jahal.
Beliau dibesarkan di dalam lingkungan Bani Adi, salah satu kaum dari suku Quraisy. Beliau merupakan khalifah kedua didalam islam setelah Abu Bakar As Siddiq.
Nasabnya adalah Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qarth bin Razah bin 'Adiy bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada kakeknya Ka'ab. Antara beliau dengan Nabi selisih 8 kakek. lbu beliau bernama Hantamah binti Hasyim bin al-Mughirah al-Makhzumiyah. Rasulullah memberi beliau "kun-yah" Abu Hafsh (bapak Hafsh) karena Hafshah adalah anaknya yang paling tua; dan memberi "laqab" (julukan) al Faruq.
Umar bin Khattab masuk Islam
Sebelum masuk Islam, Umar bin Khattab dikenal sebagai seorang yang keras permusuhannya dengan kaum Muslimin, bertaklid kepada ajaran nenek moyangnya, dan melakukan perbuatan-perbuatan jelek yang umumnya dilakukan kaum jahiliyah, namun tetap bisa menjaga harga diri. Beliau masuk Islam pada bulan Dzulhijah tahun ke-6 kenabian, tiga hari setelah Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam.
Ringkas cerita, pada suatu malam beliau datang ke Masjidil Haram secara sembunyi-sembunyi untuk mendengarkan bacaan shalat Nabi. Waktu itu Nabi membaca surat al-Haqqah. Umar bin Khattab kagum dengan susunan kalimatnya lantas berkata pada dirinya sendiri- "Demi Allah, ini adalah syair sebagaimana yang dikatakan kaum Quraisy." Kemudian beliau mendengar Rasulullah membaca ayat 40-41 (yang menyatakan bahwa Al Qur'an bukan syair), lantas beliau berkata, "Kalau begitu berarti dia itu dukun." Kemudian beliau mendengar bacaan Nabi ayat 42, (Yang menyatakan bahwa Al-Qur'an bukan perkataan dukun.) akhirnya beliau berkata, "Telah terbetik lslam di dalam hatiku." Akan tetapi karena kuatnya adat jahiliyah, fanatik buta, pengagungan terhadap agama nenek moyang, maka beliau tetap memusuhi Islam.
Kemudian pada suatu hari, beliau keluar dengan menghunus pedangnya bermaksud membunuh Nabi. Dalam perjalanan, beliau bertemu dengan Nu`aim bin Abdullah al 'Adawi, seorang laki-laki dari Bani Zuhrah. Lekaki itu berkata kepada Umar bin Khattab, "Mau kemana wahai Umar?" Umar bin Khattab menjawab, "Aku ingin membunuh Muhammad." Lelaki tadi berkata, "Bagaimana kamu akan aman dari Bani Hasyim dan Bani Zuhrah, kalau kamu membunuh Muhammad?" Maka Umar menjawab, "Tidaklah aku melihatmu melainkan kamu telah meninggalkan agama nenek moyangmu." Tetapi lelaki tadi menimpali, "Maukah aku tunjukkan yang lebih mencengangkanmu, hai Umar? Sesuugguhnya adik perampuanmu dan iparmu telah meninggalkan agama yang kamu yakini."
Kemudian dia bergegas mendatangi adiknya yang sedang belajar Al Qur'an, surat Thaha kepada Khabab bin al Arat. Tatkala mendengar Umar bin Khattab datang, maka Khabab bersembunyi. Umar bin Khattab masuk rumahnya dan menanyakan suara yang didengarnya. Kemudian adik perempuan Umar bin Khattab dan suaminya berkata, "Kami tidak sedang membicarakan apa-apa." Umar bin Khattab menimpali, "Sepertinya kalian telah keluar dari agama nenek moyang kalian." Iparnya menjawab, "wahai Umar, apa pendapatmu jika kebenaran itu bukan berada pada agamamu?" Mendengar ungkapan tersebut Umar bin Khattab memukulnya hingga terluka dan berdarah, karena tetap saja saudaranya itu mempertahankan agama Islam yang dianutnya, Umar bin Khattab berputus asa dan menyesal melihat darah mengalir pada iparnya.
Umar bin Khattab berkata, 'Berikan kitab yang ada pada kalian kepadaku, aku ingin membacanya.' Maka adik perempuannya berkata," Kamu itu kotor. Tidak boleh menyentuh kitab itu kecuali orang yang bersuci. Mandilah terlebih dahulu!" lantas Umar bin Khattab mandi dan mengambil kitab yang ada pada adik perempuannya. Ketika dia membaca surat Thaha, dia memuji dan muliakan isinya, kemudian minta ditunjukkan keberadaan Rasulullah.
Tatkala Khabab mendengar perkataan Umar bin Khattab, dia muncul dari persembunyiannya dan berkata, "Aku akan beri kabar gembira kepadamu, wahai Umar! Aku berharap engkau adalah orang yang didoakan Rasulullah pada malam Kamis, 'Ya Allah, muliakan Islam.dengan Umar bin Khatthab atau Abu Jahl (Amru) bin Hisyam.' Waktu itu, Rasulullah berada di sebuah rumah di daerah Shafa." Umar bin Khattab mengambil pedangnya dan menuju rumah tersebut, kemudian mengetuk pintunya. Ketika ada salah seorang melihat Umar bin Khattab datang dengan pedang terhunus dari celah pintu rumahnya, dikabarkannya kepada Rasulullah. Lantas mereka berkumpul. Hamzah bin Abdul Muthalib bertanya, "Ada apa kalian?" Mereka menjawab, 'Umar (datang)!" Hamzah bin Abdul Muthalib berkata, "Bukalah pintunya. Kalau dia menginginkan kebaikan, maka kita akan menerimanya, tetapi kalau menginginkan kejelekan, maka kita akan membunuhnya dengan pedangnya." Kemudian Nabi menemui Umar bin Khattab dan berkata kepadanya. "... Ya Allah, ini adalah Umar bin Khattab. Ya Allah, muliakan Islam dengan Umar bin Khattab." Dan dalam riwayat lain: "Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar."
Seketika itu pula Umar bin Khattab bersyahadat, dan orang-orang yang berada di rumah tersebut bertakbir dengan keras. Menurut pengakuannya dia adalah orang yang ke-40 masuk Islam. Abdullah bin Mas'ud berkomentar, "Kami senantiasa berada dalam kejayaan semenjak Umar bin Khattab masuk Islam."
Kepemimpinan Umar bin Khattab
Keislaman beliau telah memberikan andil besar bagi perkembangan dan kejayaan Islam. Beliau adalah pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin. Pemimpin yang menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid'ah. Beliau adalah orang yang paling baik dan paling berilmu tentang al-Kitab dan as-Sunnah setelah Abu Bakar As Siddiq.
Kepemimpinan Umar bin Khattab tak seorangpun yang dapat meragukannya. Seorang tokoh besar setelah Rasulullah SAW dan Abu Bakar As Siddiq. Pada masa kepemimpinannya kekuasaan islam bertambah luas. Beliau berhasil menaklukkan Persia, Mesir, Syam, Irak, Burqah, Tripoli bagian barat, Azerbaijan, Jurjan, Basrah, Kufah dan Kairo.
Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun Umar bin Khattab itulah, penaklukan-penaklukan penting dilakukan Islam. Tak lama sesudah Umar bin Khattab memegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, pasukan Islam menduduki Suriah dan Palestina, yang kala itu menjadi bagian Kekaisaran Byzantium. Dalam pertempuran Yarmuk (636), pasukan Islam berhasil memukul habis kekuatan Byzantium. Damaskus jatuh pada tahun itu juga, dan Darussalam menyerah dua tahun kemudian. Menjelang tahun 641, pasukan Islam telah menguasai seluruh Palestina dan Suriah, dan terus menerjang maju ke daerah yang kini bernama Turki. Tahun 639, pasukan Islam menyerbu Mesir yang juga saat itu di bawah kekuasaan Byzantium. Dalam tempo tiga tahun, penaklukan Mesir diselesaikan dengan sempurna.
Penyerangan Islam terhadap Irak yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Persia telah mulai bahkan sebelum Umar bin Khattab naik jadi khalifah. Kunci kemenangan Islam terletak pada pertempuran Qadisiya tahun 637, terjadi di masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Menjelang tahun 641, seseluruh Irak sudah berada di bawah pengawasan Islam. Dan bukan hanya itu, pasukan Islam bahkan menyerbu langsung Persia dan dalam pertempuran Nehavend (642), mereka secara menentukan mengalahkan sisa terakhir kekuatan Persia. Menjelang wafatnya Umar bin Khattab di tahun 644, sebagian besar daerah barat Iran sudah terkuasai sepenuhnya. Gerakan ini tidak berhenti tatkala Umar bin Khattab wafat. Di bagian timur mereka dengan cepat menaklukkan Persia dan bagian barat mereka mendesak terus dengan pasukan menyeberang Afrika Utara.
Selain pemberani, Umar bin Khattab juga seorang yang cerdas. Dalam masalah ilmu diriwayatkan oleh Al Hakim dan Thabrani dari Ibnu Mas’ud berkata, ”Seandainya ilmu Umar bin Khattab diletakkan pada tepi timbangan yang satu dan ilmu seluruh penghuni bumi diletakkan pada tepi timbangan yang lain, niscaya ilmu Umar bin Khattab lebih berat dibandingkan ilmu mereka. Mayoritas sahabatpun berpendapat bahwa Umar bin Khattab menguasai 9 dari 10 ilmu. Dengan kecerdasannya beliau menelurkan konsep-konsep baru, seperti menghimpun Al Qur’an dalam bentuk mushaf, menetapkan tahun hijriyah sebagai kalender umat Islam, membentuk kas negara (Baitul Maal), menyatukan orang-orang yang melakukan sholat sunah tarawih dengan satu imam, menciptakan lembaga peradilan, membentuk lembaga perkantoran, membangun balai pengobatan, membangun tempat penginapan, memanfaatkan kapal laut untuk perdagangan, menetapkan hukuman cambuk bagi peminum "khamr" (minuman keras) sebanyak 80 kali cambuk, mencetak mata uang dirham, audit bagi para pejabat serta pegawai dan juga konsep yang lainnya.
Namun dengan begitu beliau tidaklah menjadi congkak dan tinggi hati. Justru beliau seorang pemimpin yang zuhud lagi wara’. Beliau berusaha untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Dalam satu riwayat Qatadah berkata, ”Pada suatu hari Umar bin Khattab memakai jubah yang terbuat dari bulu domba yang sebagiannnya dipenuhi dengan tambalan dari kulit, padahal waktu itu beliau adalah seorang khalifah, sambil memikul jagung ia lantas berjalan mendatangi pasar untuk menjamu orang-orang.” Abdullah, puteranya berkata, ”Umar bin Khattab berkata, ”Seandainya ada anak kambing yang mati di tepian sungai Eufrat, maka umar merasa takut diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT.”
Beliaulah yang lebih dahulu lapar dan yang paling terakhir kenyang, Beliau berjanji tidak akan makan minyak samin dan daging hingga seluruh kaum muslimin kenyang memakannya…
Tidak diragukan lagi, khalifah Umar bin Khattab adalah seorang pemimpin yang arif, bijaksana dan adil dalam mengendalikan roda pemerintahan. Bahkan ia rela keluarganya hidup dalam serba kekurangan demi menjaga kepercayaan masyarakat kepadanya tentang pengelolaan kekayaan negara. Bahkan Umar bin Khattab sering terlambat salat Jum'at hanya menunggu bajunya kering, karena dia hanya mempunyai dua baju.
Kebijaksanaan dan keadilan Umar bin Khattab ini dilandasi oleh kekuatirannya terhadap rasa tanggung jawabnya kepada Allah SWT. Sehingga jauh-jauh hari Umar bin Khattab sudah mempersiapkan penggantinya jika kelak dia wafat. Sebelum wafat, Umar berwasiat agar urusan khilafah dan pimpinan pemerintahan, dimusyawarahkan oleh enam orang yang telah mendapat ridha Nabi SAW. Mereka adalah Utsman bin Affan, Ali bin Abu Thalib, Thalhah bin Ubaidilah, Zubair binl Awwam, Sa'ad bin Abi Waqqash, dan Abdurrahman bin Auf. Umar menolak menetapkan salah seorang dari mereka, dengan berkata, aku tidak mau bertanggung jawab selagi hidup sesudah mati. Kalau AIlah menghendaki kebaikan bagi kalian, maka Allah akan melahirkannya atas kebaikan mereka (keenam orang itu) sebagaimana telah ditimbulkan kebaikan bagi kamu oleh Nabimu.
Wafatnya Umar bin Khattab
Pada hari Rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H Umar Bin Kattab wafat, Beliau ditikam ketika sedang melakukan Shalat Subuh oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lu’luah, budak milik al-Mughirah bin Syu’bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Umar bin Khattab dimakamkan di samping Nabi saw dan Abu Bakar as Siddiq, beliau wafat dalam usia 63 tahun.
Minggu, Februari 12, 2012
SWP
“Seanggun Wanita Pemalu”
(oleh : Irman)
Edisi >>> Membangun Kesadaran >>> http:///www.irbima85.blogspot.com
Kegagalan memahami tujuan penciptaan manusia yang hanya untuk beribadah kepada Allah saja, akan membawa kita kepada berbagai keadaan yang membingungkan. Sebab kunci memahami hakikat kehidupan sekaligus tabir pembuka informasi kegaiban telah kita hilangkan. Ibarat garam, kita telah hilangkan rasa asinnya. Lalu, apakah ia akan tetap kita sebut dengan garam ?
Pemahaman inilah yang akan merangkai makna nubuwat kerasulan, kandungan kitab-kitab suci tentang iman dan kekafiran, halal dan haram, juga pertentangan kebenaran dan kebatilan. Ia juga kompas yang menunjukkan jalan agar kita tidak tersesat dan hilang arah, cahaya terang yang mengusir kegelapan, atau keyakinan yang mengenyahkan keraguan. Hingga kehilangannnya adalah bencana akidah yang luar biasa. Dan mari kita lihat problematikanya ?
Wanita pemalu seakan telah menjadi “makhluk-langka” mengentalnya budaya tabarruj (pamer) dan Buka Aurat dikalangan wanita masa kini yang begitu merebak. Konon katanya ini zaman adalah zaman modern; yaaaaa saya katakan modern,!!! modernnya sikap setan merka, modernnya perbuatan terlaknatnya mereka, modernnya cara berpakaiannya mereka, modernnya cara berpikir mereka. Inikah zaman modern itu ??? tidak ada yang perlu lagi disembunyikan saudara semua sudah nampak begitu terbuka, ini adalah cerminan luruhnya rasa malu. Fenomena ikhtilat yang membuat iman tersayat, budaya pacaran dan pergaulan bebas yang membuat ‘iffah (kesucian diri) terhempas, budaya mode (cara berpakaian yang sudah tidak lagi menghargai kesucian seorang wanita), juga adegan-adegan porno yang dipertontonkan secara transparan dan sungguh memalukan.
Inikah zaman modern ? zaman yang merupakan potret buram runtuhnya sifat malu (al-haya’) dalam sanubari manusia (wanita) masa kini. Dan ini sungguh memilukan hati. Begitu murahnya paha manusia melebihi murahnya paha ayam (ma’af) hingga mereka (para wanita) kini tidak lagi punya harga diri apa lagi mengenal jalan kembalinya. Nauzubillah…
Padahal Allah telah memerintahkan kepada mereka
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
[1232] Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
QS. Al-Ahzab/33 : 59
Betapa Maha Agungnya Allah memisahkan antara wanita-wanita kafir dengan yang muslim. Allah mengajarkan kepada kita untuk menutup aurat agar lebih mudah dikenal dari wanita-wanita yang bukan Islam dan Allah selalu menjaga orang-orang yang mejaga aurat itu dari godaan seta-setan yang penggoda, baik yang nampak maupun yang tidak nampak. Dan bahkan Allah selalu menyayangi kita semua dan tetap membuka pintu pengampunya disetiap saat.
Wahai para wanita yang selalu menganggap hidup didunia adalah kesempatan berekspresi sepuasnya tanpa harus bercermin dalam diri, tanpa harus mengingat bahwa kelak semua itu akan dimintai pertanggung jawabannya. Janganlah begitu wahai saudariku, jangalah kemegahan dunia yang sesaat ini melenakkan kamu semua dari mengingat Allah dan menjaga harga dirimu. Ingatlah Firman Allah : “1. Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu[1598], 2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur. 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), 4. Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui. 5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, 6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, 7. Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin[1599]. 8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).”
[1598] Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya Telah melalaikan kamu dari ketaatan.
[1599] 'Ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.
QS. At-Takaatsur/102 :1-8
Kita percaya bahwa hamba yang beriman, bertakwa, tidaklah serupa dengan manusia kafir. Yang beramal sholeh bukanlah mereka yang penuh dosa. Mereka berbeda, sebab lahir dari rahim iman yang berlainan. Mereka tidak sama, dan tidak akan pernah sama meski kadang tampak mirip satu sama lain.
Namun terkadang, kita hilang kontrol dan kesadaran. Terbuai arus materialisme dan godaan dunia yang melenakkan setra egonya kita. Hingga makhluk-makhluk terkutuk di sisi Allah pun kita jadikan panutan. Mata kita berbinar melihat perolehan duniawi mereka. Seakan-akan kita ingin memasrahkan diri asal mereka mengajak. Karena kita ingin menjadi seperti mereka. Perkataan mereka kita jadikan rujukan, pandangan mereka kita jadikan panduan, serta gaya hidup mereka kita turutkan. Bahkan, seperti sabda Rasulullah SAW ketika mereka membawa kita kedalam lubang biawak yang sempit, berliku, dan basah sekalipun kita tetap mengikutinya !
Memangnya siapa mereka ??? hingga mengalahkan arahan ayat-ayat Al-Qur’an dan sabda baginda Nabi SAW ? meski sebenarnya bukan mereka yang salah. Kitalah yang salah, karena melupakan teropong iman. Kita kalah sebab meninggalkan dimensi akhirat. Hingga perolehan duniawi tampak sebagai satu-satunya pertimbangan.
Saudaraku ! Kita telah keliru mamahami dan membangun kekaguman. Kita lupa bahwa Islam memiliki nilainya sendiri tentang siapa yang mulia dan hina di sisi Allah. Dan hamba yang bertakwa itupun tidak selalu identik dengan mereka yang marjinal dan terpinggirkan; tidak berpendidikan, penuh penderitaan, ketinggalan zaman dan lusuh dalam penampilan.
Meski yang demikian pun, sejatinya, bukanlah sebuah kehinaan dan kesalahan jika mereka beriman bertakwa. Sebab kekayaan, pendidikan, kemewahan, PENAMPILAN dan KECANTIKAN bukanlah standar manusia yang sebenarnya.
Engkaulah yang CANTIK saudariku, Engkaulah yang TERBAIK.
Sabtu, Januari 14, 2012
HOW WE SURVIVE ???
Mengapa kita menutup mata....? ketika kita tidur.... ?
ketika kita menangis..... ? ketika kita membayangkan ?
Ini karena hal yang TERINDAH di dunia TIDAK DAPAT
DILIHAT dengan mata....
Kebahagiaan selalu ada untuk mereka yang menangis,
yang tersakiti, yang telah mencari, dan yang telah mencoba.....
Karena ........ mereka-lah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang-orang istimewa yang telah menyentuh kehidupan mereka....
Orang terkuat bukanlah mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh, bahkan ke dalam jurang yang terdalam sekalipun.
Entah bagaimana.. dalam perjalanan kehidupan,
kau belajar tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada.
Mencintai....
Bukanlah bagaimana kau melupakan, melainkan
bagaimana kau memaafkan..
Bukanlah hanya bagaimana kau mendengarkan,
melainkan bagaimana kau mengerti..
Bukanlah apa yang kau lihat, melainkan apa yang
kau rasakan..
Bukanlah bagaimana kau melepaskan,melainkan
bagaimana kau bertahan..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati .. dibandingkan menangis tersedu-sedu....
air mata yang keluar dapat dihapus....
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.........
Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang..
tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kau
tetap menang karena kau berbahagia karena pernah mencintai seseorang lebih dari kau mencintai dirimu sendiri..
ketika kita menangis..... ? ketika kita membayangkan ?
Ini karena hal yang TERINDAH di dunia TIDAK DAPAT
DILIHAT dengan mata....
Kebahagiaan selalu ada untuk mereka yang menangis,
yang tersakiti, yang telah mencari, dan yang telah mencoba.....
Karena ........ mereka-lah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang-orang istimewa yang telah menyentuh kehidupan mereka....
Orang terkuat bukanlah mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh, bahkan ke dalam jurang yang terdalam sekalipun.
Entah bagaimana.. dalam perjalanan kehidupan,
kau belajar tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada.
Mencintai....
Bukanlah bagaimana kau melupakan, melainkan
bagaimana kau memaafkan..
Bukanlah hanya bagaimana kau mendengarkan,
melainkan bagaimana kau mengerti..
Bukanlah apa yang kau lihat, melainkan apa yang
kau rasakan..
Bukanlah bagaimana kau melepaskan,melainkan
bagaimana kau bertahan..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati .. dibandingkan menangis tersedu-sedu....
air mata yang keluar dapat dihapus....
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.........
Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang..
tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kau
tetap menang karena kau berbahagia karena pernah mencintai seseorang lebih dari kau mencintai dirimu sendiri..
Sabtu, Januari 07, 2012
Tarbiyah Ruhiyah
Prolog
Ruh adalah salah satu potensi yang dimiliki manusia, yang mana ruh ini dapat menjadikan hidup menjadi lebih ‘hidup’ dan lebih berarti. Kondisi ruhiyah seseorang sangat berkaitan dengan kodisi keimanannya. Ruhiyah yang baik sangat kondusif untuk memupuk keimanan yang mantap sehingga kita menjadi insan yang bertaqwa. Jadi ruhiyah adalah modal untuk meningkatkan ketaqwaan.
Firman Allah SWT dalam Q.S. al-Anfal (8): 29, al-Hadid (57): 28 dan ath-Thalaq (65): 2-3. Dari ayat di atas kita berkesimpulan bahwa taqwa kepada Allah adalah modal kekayaan inspirasi, sumber cahaya dan karunia yang melimpah. Dengan taqwa kepada Allah seorang mu’min bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil, dan akan selalu mendapatkan jalan keluar yang menentramkan batinnya walau bagaimana besar dan rumitnya problema yang ia hadapi.
Hakekat Taqwa
Hakekat taqwa menurut para ulama :
1. Taqwa adalah hJendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-larangan-Nya dan tidak kehilangan kamu dalam perinyah-perintah-Nya.
2. Taqwa adalah mencegah diri dari adzab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya dikala sepi atau terang-terangan.
3. Dalam satu riwayat yang shahih disebutkan bahwa Umar bin Khattab ra. bertanya kepada Ubai bin Ka’ab tentang taqwa. Ubai ra. menjawab, ”Bukankah anda pernah melewati jalan yang penuh duri?”
“Ya”, jawab Umar.
“Apa yang anda lakukan saat itu?”
“Saya bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati.”
“Itulah taqwa.”
Berpijak dari jawaban Ubai bin Ka’ab atas pertanyaan Umar bin Khattab tersebut, Sayyid Qutb berkata dalam tafsir “Fi Zhilalil Qur’an, ”Itulah taqwa, kepekaan batin, kelembutan perasaan, rasa takut terus-menerus, selalu waspada dan hati-hati jangan sampai kena duri jalanan…”
Jalan Mencapai Taqwa
1. Muraqabah (merasakan kesertaan Allah)
Landasannya Q.S. asy-Syura: 218-219.
Ketika Rasulullah ditanya tentang ihsan beliau menjawab, “Hendaklah kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya dan jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Allah melihat kamu.” ( al Hadist)
Maksud muraqabah ialah merasakan keagungan Allah kapanpun dan dimanapun serta merasakan kebersamaan-Nya di kala sepi maupun ramai. Caranya dengan mengecek niatan kita saat beraktivitas apakah untuk ridha Allah atau yang lain. Jika benar-benar karena-Nya maka kita akan melaksanakannya kendatipun hawa nafsu kita tidak setuju.
2. Mu’ahadah (mengingat perjanjian)
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji.” (Q.S. an-Nahl: 91)
Caranya dengan mengintrospeksi diri dengan perjanjian yang telah kita ikrarkan 17x dalam sehari saat mambaca surah al-Fatihah.
3. Muhasabah (Introspeksi diri)
Makna muhasabah ialah hendaknya seorang mu’min menghisab dirinya ketika selesai mlakukan amal perbuatan. Nasehat Umar al-Faruq ra., “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk pertunjukan yang agung (hari kiamat). Di hari itu kamu dihadapkan kepada pemeriksaan yang tiada tersembunyi dari amal kalian barang satupun.”
Caranya kita bisa membuat mutaba’ah harian atau merenung saat menjelang tidur atas apa saja yang telah kita lakukan seharian.
4. Mu’aqabah (Pemberian sanksi)
Q.S. 2:178; sanksi yang dimaksud dalam ayat di atas ialah apabila seorang mu’min menemukan kesalahan pada dirinya maka tidak pantas ia membiarkannya. Sanksi ini harus yang mubah, tidak boleh yang haram.
Contohnya dengan bershadaqah seperti yang dilakukan Umar bin Khattab yang menshadaqahkan kebunnya karena beliau ketinggalan sholat Ashar berjamaah karena pergi ke kebunnya. Atau Abu Tholhah yang melakukan hal yang sama karena ketika sholat, di depannya lewat seekor burung lalu beliaupun melihatnya dan lalai dari sholatnya sehingga lupa sudah berapa raka’at beliau sholat. Pemberian sanksi kepada diri sendiri dapat menumbuhkan sikap disiplin dan menghindarkan diri dari kasalahan-kesalahan yang lain.
5. Mujahadah (Optimalisasi)
Landasannya Q.S. al-Ankabut: 69.
Makna mujahadah sebagaimana disyari’atkan oleh ayat tersebut adalah apabila seorang mu’min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya maka ia harus memaksa dirinya melakukan amal-amal sunnah lebih banyak dari sebelumnya.
Faktor-faktor yang menumbuhsuburkan ruhiyah :
1. Selalu merasakan muraqabah Allah
Contoh: kisah Umar bin Khattab dengan seorang penggembala kambing dan kisah gadis penjual susu.
2. Mengingat kematian dan kehidupan sesudahnya
Hamra al-Qushairi berkata, ”Kita semua yakin dengan datangnya maut, namun kita tidak mempersiapkan diri. Kita semua yakin akan sorga, namun kita tidak beramal dan kita semua yakin akan adanya neraka, namun kita tidak merasa takut kepadanya. Maka atas dasar apa kita bersuka ria.”
3. Memperbanyak tilawah al-Qur’an
Rasulullah selalu membaca AQ secara dawam (rutin). Beliau menyuruh Abdullah bin ‘Amru agar mengkhatamkan AQ sekali dalam sepekan. Jika kita tidak mampu maka hendaklah membacanya sesuai kemampuan dan jangan biarkan satu haripun tanpa membacanya.
4. Mempelajari sirah Rasulullah saw
Q.S. al-Ahzab: 21
5. Menyertai orang-orang pilihan yaitu mereka yang berhati bersih dan mengenal Allah (Q.S. at-Taubah: 119)
Ciri-ciri orang yang ma’rifatullah :
- Taat dan kontinue dalam beramal
- Menyibukkan diri dengan kelemahan dan aib yang ada pada dirinya, tidak sibuk dengan aib orang lain
- Beramar ma’ruf nahi munkar
- Memperhatikan umat Islam dan bersemangat dalam menghadapi permasalahan ummat
6. Dzikir kepada Allah disetiap waktu dan keadaan
Q.S. al-Baqarah: 152, al-Ahzab: 103, dan ar-Ra’d dalam menghadapi permasalahan ummat
Dzikir kepada Allah disetiap waktu dan keadaan
Q.S. al-Baqarah: 152, al-Ahzab: 103, dan ar-Ra’d: 28
7. Menangis karena takut kepada Allah di saat berkhalwat dengan-Nya
8. Bersungguh-sungguh membekali diri dengan ibadah nafilah (sunnah).
Sebagai Kesimpulan
Pembinaan ruhiyah dengan mu’ahadah, kita dapat beristiqamah diatas syari’at Allah.
- Dengan muraqabah dapat merasakan keagungan Allah baik dikala sembunyi ataupun di kala ramai.
- Dengan muhasabah dapat terbebas dari kebusukan hawa nafsu yang selalu berontak, dan bisa memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak sesama manusia.
- Dengan mu’aqabah dapat memisahkan diri dari penyimpangan dan muhasabah.
- Dengan mujahadah dapat memperbaiki aktifitas diri sekaligus menumpas kemalasan dan kelalaian.
Dengan cara-cara tersebut taqwa akan menjadi suatu hal yang biasa dan menjadi akhlaq yang sebenarnya. hatikan umat Islam dan bersemangat dalam menghadapi permasalahan ummat.
- Dzikir kepada Allah disetiap waktu dan keadaan Q.S. al-Baqarah: 152, al-Ahzab: 103, dan ar-Ra’d: 28
- Menangis karena takut kepada Allah di saat berkhalwat dengan-Nya.
- Bersungguh-sungguh membekali diri dengan ibadah nafilah (sunnah)
Seuntai kata 'tuk Saudariku yg Beriman
Kupersembahkan kepada seluruh wanita Muslimah
yang menginginkan Kebaikan kepada dirinya
1. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA akan menutup AURATNYA
2. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA akan menjaga MARUAH pada diri anda
sebab.... DIA akan menjaga MARUAH pada diri anda
3. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA CANTIK
sebab.... DIA CANTIK
4. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA akan 'tak akan tunjukkan KECANTIKANnya pada orang lain
sebab.... DIA akan 'tak akan tunjukkan KECANTIKANnya pada orang lain
5. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA patuh terhadap orang tua dan saudari-saudarinya
sebab.... DIA patuh terhadap orang tua dan saudari-saudarinya
6. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA ANAK SHOLEHAH
sebab.... DIA ANAK SHOLEHAH
7. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA menghormati orang lain
sebab.... DIA menghormati orang lain
8. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA takut apabila tak pake jilbab orang akan lihat dia cantik, dan ada niat yang tak baik pada dirinya (sebab itu DIA akan TERJAGA)
sebab.... DIA takut apabila tak pake jilbab orang akan lihat dia cantik, dan ada niat yang tak baik pada dirinya (sebab itu DIA akan TERJAGA)
10. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA akan mendapatkan PAHALA
sebab.... DIA akan mendapatkan PAHALA
11. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA dapat menghindari MAKSIAT
sebab.... DIA dapat menghindari MAKSIAT
12. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA dapat menjadi CONTOH pada orang lain
13. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA ingin hanya laki-laki yang beriman saja yang suka sama dia
14. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA dengan SERUAN Allah dan Rasulullah
15. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... dapat MENGURANGI nafsu laki-laki
16. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... RAMBUT perempuan adalah mahkota baginya
17. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA takut tak masuk SURGA
sebab.... DIA dapat menjadi CONTOH pada orang lain
13. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA ingin hanya laki-laki yang beriman saja yang suka sama dia
14. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA dengan SERUAN Allah dan Rasulullah
15. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... dapat MENGURANGI nafsu laki-laki
16. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... RAMBUT perempuan adalah mahkota baginya
17. Kenapa Perempuan itu CANTIK kalau pake Jilbab ???
sebab.... DIA takut tak masuk SURGA
Langganan:
Komentar (Atom)
Kamar H@ti
***
HARI INI KITA SAMA-SAMA BELAJAR UNTUK MENJADI YANG TERBAIK DI MATA ALLAH TIDAK, HANYA UNTUK DIRI SENDIRI TETAPI UNTUK KEPENTINGAN ORANG BANYAK.
HIDUP INI SINGKAT DAN HANYA SATU KALI, MANFAATKANLAH....!!!
ALLAH BESERTA ORANG-ORANG YANG PEDULI
***BERSIAP SIAGALAH***
1. Abu Huraiarah r.a. berkata: Kami hadir bersama Nabi saw. di perang Khaibar tiba-tiba Nabi saw. bersabda terhadap seorang yang mengaku Muslim: Orang itu ahli neraka. Kemudian ketika terjadi perang Khaibar, orang itu ikut berperang dengan semangat yang keras sehingga luka parah, maka orang-orang berkata kepada Nabi: Ya Rasulullah, orang yang Tuan katakan ia ahli neraka, ia telah ikut perang yang hebat sekali sehingga ia mati. Maka sabda Nabi saw.: Ia menuju ke neraka. Orang-orang mendengar keterangan Nabi saw. itu hampir ragu menanggapinya, tiba-tiba ada berita bahwa orang itu belum mati tetapi luka parah (berat), dan pada waktu malam ia tidak sabar menderita lukanya hingga membunuh dirinya. Dan ketika berita ini disampaikan kepada Nabi saw., maka Nabi saw. bersabda: Allahu akbar, asyhadu anni abdullahi warasuluhu (Allah Maha Besar, aku bersakdi bahwa aku hamba Allah dan utusan-Nya). Kemudian Nabi saw. menyuruh Bilal supaya berseru pada semua orang: Sesungguhnya tidak dapat masuk surga kecuali jiwa yang benar-benar patuh Islam, dan sungguh Allah akan membantu agama ini dengan perjuangan seorang fajir (yang tidak jujur imannya). (Bukhari, Muslim).
2. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda; Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, hampir akan turun kepadamu Nabi Isa putra Maryam sebagai hakim yang adil, lalu ia akan memecah semua salib, membunuh babi, menghapuskan cukai, dan berlimpahlah harat kekayaan sehingga tiada seorangpun yang akan menerimanya. Yakni sadaqah.
3. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tiada seorang Nabi melainkan telah diberi mukjizat yang karenanya orang-orang percaya kepadanya, mukjizat yang diberikan kepadaku berupa wahyu Al-Quran yang diturunkan kepadaku, maka aku berharap semoga aku lah yang terbanyak pengikutnya pada hari kiamat. Sebab mukjizat Al-Quran akan tetap hingga hari kiamat.
HARI INI KITA SAMA-SAMA BELAJAR UNTUK MENJADI YANG TERBAIK DI MATA ALLAH TIDAK, HANYA UNTUK DIRI SENDIRI TETAPI UNTUK KEPENTINGAN ORANG BANYAK.
HIDUP INI SINGKAT DAN HANYA SATU KALI, MANFAATKANLAH....!!!
ALLAH BESERTA ORANG-ORANG YANG PEDULI
***BERSIAP SIAGALAH***
1. Abu Huraiarah r.a. berkata: Kami hadir bersama Nabi saw. di perang Khaibar tiba-tiba Nabi saw. bersabda terhadap seorang yang mengaku Muslim: Orang itu ahli neraka. Kemudian ketika terjadi perang Khaibar, orang itu ikut berperang dengan semangat yang keras sehingga luka parah, maka orang-orang berkata kepada Nabi: Ya Rasulullah, orang yang Tuan katakan ia ahli neraka, ia telah ikut perang yang hebat sekali sehingga ia mati. Maka sabda Nabi saw.: Ia menuju ke neraka. Orang-orang mendengar keterangan Nabi saw. itu hampir ragu menanggapinya, tiba-tiba ada berita bahwa orang itu belum mati tetapi luka parah (berat), dan pada waktu malam ia tidak sabar menderita lukanya hingga membunuh dirinya. Dan ketika berita ini disampaikan kepada Nabi saw., maka Nabi saw. bersabda: Allahu akbar, asyhadu anni abdullahi warasuluhu (Allah Maha Besar, aku bersakdi bahwa aku hamba Allah dan utusan-Nya). Kemudian Nabi saw. menyuruh Bilal supaya berseru pada semua orang: Sesungguhnya tidak dapat masuk surga kecuali jiwa yang benar-benar patuh Islam, dan sungguh Allah akan membantu agama ini dengan perjuangan seorang fajir (yang tidak jujur imannya). (Bukhari, Muslim).
2. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda; Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, hampir akan turun kepadamu Nabi Isa putra Maryam sebagai hakim yang adil, lalu ia akan memecah semua salib, membunuh babi, menghapuskan cukai, dan berlimpahlah harat kekayaan sehingga tiada seorangpun yang akan menerimanya. Yakni sadaqah.
3. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tiada seorang Nabi melainkan telah diberi mukjizat yang karenanya orang-orang percaya kepadanya, mukjizat yang diberikan kepadaku berupa wahyu Al-Quran yang diturunkan kepadaku, maka aku berharap semoga aku lah yang terbanyak pengikutnya pada hari kiamat. Sebab mukjizat Al-Quran akan tetap hingga hari kiamat.




