Untukmu Terkasih
Kasih…
Ketika hati, rasa dan jiwa
Serta apa saja yang tersembunyi di dada ini
Mulai tergetar
Karena keindahan matamu
Karena kelembutan senyummu
Karena taburan kasihmu
Justru bayangmu semakin sulit kurengkuh
Sementara
Gelombang rindu
Gelombang kasih sayang terus mengalir
Bagai air dimusim penghujan
Bagai gelombang samudera
Yang mengguncang pantai kehidupan
Hmm…
Kasih ini nyanyian cinta untukmu
Yang entah ada dimana kini
Biar engkau mengerti apa yang terjadi
Dalam hidupku
Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu
Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu
By.Iwan Fals
***Catatan Hati hari ini***

S'untai senyum-scercah harapan
q rangkaikn kta hati q dbwah trik mtahari nan pnas
q sandarkn raga q dheningx sofa ruang tamu
q dkap senyuman itu dlm benk snubari q
s'akn q t'percaya...!!
bayanganmu kian dkat dlm dkapan q
engkau berikn q secerch harapn
semanis senyummu
seindh hatimu...!!
thank's krn tlh hdir dlm hidp q
Utk sbuah senyuman
Kamis. 160212.14:25
Kamar H@ti
***
HARI INI KITA SAMA-SAMA BELAJAR UNTUK MENJADI YANG TERBAIK DI MATA ALLAH TIDAK, HANYA UNTUK DIRI SENDIRI TETAPI UNTUK KEPENTINGAN ORANG BANYAK.
HIDUP INI SINGKAT DAN HANYA SATU KALI, MANFAATKANLAH....!!!
ALLAH BESERTA ORANG-ORANG YANG PEDULI
***BERSIAP SIAGALAH***
1. Abu Huraiarah r.a. berkata: Kami hadir bersama Nabi saw. di perang Khaibar tiba-tiba Nabi saw. bersabda terhadap seorang yang mengaku Muslim: Orang itu ahli neraka. Kemudian ketika terjadi perang Khaibar, orang itu ikut berperang dengan semangat yang keras sehingga luka parah, maka orang-orang berkata kepada Nabi: Ya Rasulullah, orang yang Tuan katakan ia ahli neraka, ia telah ikut perang yang hebat sekali sehingga ia mati. Maka sabda Nabi saw.: Ia menuju ke neraka. Orang-orang mendengar keterangan Nabi saw. itu hampir ragu menanggapinya, tiba-tiba ada berita bahwa orang itu belum mati tetapi luka parah (berat), dan pada waktu malam ia tidak sabar menderita lukanya hingga membunuh dirinya. Dan ketika berita ini disampaikan kepada Nabi saw., maka Nabi saw. bersabda: Allahu akbar, asyhadu anni abdullahi warasuluhu (Allah Maha Besar, aku bersakdi bahwa aku hamba Allah dan utusan-Nya). Kemudian Nabi saw. menyuruh Bilal supaya berseru pada semua orang: Sesungguhnya tidak dapat masuk surga kecuali jiwa yang benar-benar patuh Islam, dan sungguh Allah akan membantu agama ini dengan perjuangan seorang fajir (yang tidak jujur imannya). (Bukhari, Muslim).
2. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda; Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, hampir akan turun kepadamu Nabi Isa putra Maryam sebagai hakim yang adil, lalu ia akan memecah semua salib, membunuh babi, menghapuskan cukai, dan berlimpahlah harat kekayaan sehingga tiada seorangpun yang akan menerimanya. Yakni sadaqah.
3. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tiada seorang Nabi melainkan telah diberi mukjizat yang karenanya orang-orang percaya kepadanya, mukjizat yang diberikan kepadaku berupa wahyu Al-Quran yang diturunkan kepadaku, maka aku berharap semoga aku lah yang terbanyak pengikutnya pada hari kiamat. Sebab mukjizat Al-Quran akan tetap hingga hari kiamat.