Generasi 5:54 Siap Tuntaskan Perubahan

Rabu, Agustus 19, 2009

Surat Terbuka Utk Generasi Dakwah


Jalan panjang membentang luas, jalan yang penuh dengan onak dan duri, jalan yang tidak sepi dari ujian dan cobaan. Itulah hakikat jalan da'wah ilallah, yang tidak bisa dipahami tabi'atnya kecuali oleh mereka yang sudah melanglang buana dalam pahit getirnya jalan da'wah ini.

...Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Akan berpeluh manusia di hari kiamat hingga mengalir peluh mereka sampai tujuh puluh hasta dan tenggelam mereka dalam peluhnya sendiri hingga ke mulut dan telinga mereka.”
(HR. Bukhari - Muslim)...

...Dari Adiy bin Hatim Radhiyallahu ‘anhu berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tiadalah seseorang dari kamu melainkan akan berhadapan dan ditanya oleh Tuhan tanpa ada antaranya dengan Tuhan seorang juru bahasa. Maka ia melihat ke sebelah kanannya tiada sesuatu pun kecuali amal perbuatannya yang baik-baik dan ia melihat ke sebelah kiri juga tidak melihat sesuatu pun kecuali amal perbuatannya yang buruk dan ia melihat ke depannya maka tidak terlihat kecuali api yang di hadapannya.
Maka jagalah dirimu dari api neraka walau dengan bersedekah separuh biji kurma.”
(HR. Bukhari - Muslim)...

...“Bila engkau melihat anak bangsa, lihatlah sebagaimana mawar. Jika engkau melihat mawar, janganlah kau pandang durinya. Sebab jika engkau pandang durinya, engkau akan membayangkan tempat sampah dan lubang pembakarannya. Maka lihatlah mawarnya, dan jika engkau melihat mawarnya maka engkau akan menjadi penjaga taman..” (Ki Hajar Dewantara)...

...‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manusia akan dihimpun pada hari kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan masih kulup (belum berkhitan).” ‘Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah lelaki dan perempuan akan berkumpul dan masing-masing akan melihat kepada yang lainnya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “‘Aisyah, suasana pada hari itu jauh lebih berat dari sekadar sebagiannya mereka memperhatikan sebagian yang lain.”
(HR. Bukhari - Muslim)...

Persembahan utk Hati-hati yang Futur
(semoga Allah memberimu kekuatan,amien..!!)
By.
La_Ir.Mh@N_sYAh
d0U mB0ZHO

Tidak ada komentar:

Kamar H@ti

***
HARI INI KITA SAMA-SAMA BELAJAR UNTUK MENJADI YANG TERBAIK DI MATA ALLAH TIDAK, HANYA UNTUK DIRI SENDIRI TETAPI UNTUK KEPENTINGAN ORANG BANYAK.
HIDUP INI SINGKAT DAN HANYA SATU KALI, MANFAATKANLAH....!!!
ALLAH BESERTA ORANG-ORANG YANG PEDULI
***BERSIAP SIAGALAH***

1. Abu Huraiarah r.a. berkata: Kami hadir bersama Nabi saw. di perang Khaibar tiba-tiba Nabi saw. bersabda terhadap seorang yang mengaku Muslim: Orang itu ahli neraka. Kemudian ketika terjadi perang Khaibar, orang itu ikut berperang dengan semangat yang keras sehingga luka parah, maka orang-orang berkata kepada Nabi: Ya Rasulullah, orang yang Tuan katakan ia ahli neraka, ia telah ikut perang yang hebat sekali sehingga ia mati. Maka sabda Nabi saw.: Ia menuju ke neraka. Orang-orang mendengar keterangan Nabi saw. itu hampir ragu menanggapinya, tiba-tiba ada berita bahwa orang itu belum mati tetapi luka parah (berat), dan pada waktu malam ia tidak sabar menderita lukanya hingga membunuh dirinya. Dan ketika berita ini disampaikan kepada Nabi saw., maka Nabi saw. bersabda: Allahu akbar, asyhadu anni abdullahi warasuluhu (Allah Maha Besar, aku bersakdi bahwa aku hamba Allah dan utusan-Nya). Kemudian Nabi saw. menyuruh Bilal supaya berseru pada semua orang: Sesungguhnya tidak dapat masuk surga kecuali jiwa yang benar-benar patuh Islam, dan sungguh Allah akan membantu agama ini dengan perjuangan seorang fajir (yang tidak jujur imannya). (Bukhari, Muslim).

2. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda; Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, hampir akan turun kepadamu Nabi Isa putra Maryam sebagai hakim yang adil, lalu ia akan memecah semua salib, membunuh babi, menghapuskan cukai, dan berlimpahlah harat kekayaan sehingga tiada seorangpun yang akan menerimanya. Yakni sadaqah.

3.
Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tiada seorang Nabi melainkan telah diberi mukjizat yang karenanya orang-orang percaya kepadanya, mukjizat yang diberikan kepadaku berupa wahyu Al-Quran yang diturunkan kepadaku, maka aku berharap semoga aku lah yang terbanyak pengikutnya pada hari kiamat. Sebab mukjizat Al-Quran akan tetap hingga hari kiamat.